T 614.253 Wis h

Hubungan beban kerja dan kepuasan kerja dokter puskesmas di Kabupaten Magelang

Penulis

Wisnuputri, Titik

Pembimbing: Dra. J.E. Prawitasari, PhD.


ABSTRACT : The main problems of the Health Center doctors’ workload in Magelang Regency were: the more time consumed of non-medical technical functions, the limited number of doctors, resulting in delegating some medical functions to the nurses. Both financial and non-financial welfare attention to the Health Center doctors as the spearheads of health development were lack. This research was intended to identify workload illustrations, the role of workload on job satisfaction, and individual characteristic role in job satisfaction and workload of Health Center doctors. This research constitutes non-experrmentul/observutionul research with

INTISARI : Masalah utama beban kerja dokter Puskesmas di Kabupaten Magelang adalah: fungsi-fungsi non medis teknis lebih banyak menyita waktu, jumlah dokter terbatas, mengakibatkan sebagian fungsi medis dilimpahkan kepada perawat. Dokter Puskesmas sebagai ujung tombak pembangunan kesehatan kurang mendapat perhatian masalah kesejahteraan finansial maupun non finansial. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran beban kerja, mengetahui peran beban kerja terhadap kepuasan kerjanya, serta peran karakteristik individu terhadap kepuasan kerja dan beban kerja dokter Puskesmas. Penelitian ini merupakan penelitian non experirnentaZ/obsewutionul dengan rancangan cross sectional, menggunakan metode kuantitatif. Subyek penelitian berjumlah 45 orang, 23 orang dokter Puskesmas berstatus PNS, dan 22 orang dokter Puskesmas berstatus PTT. Alat pengumpul data digunakan metode angket yaitu angket beban kerja dan angket kepuasan kerja, dilengkapi dengan metode dokumentasi untuk melengkapi data yang tidak bisa diperoleh melalui angket. Hasil penelitian ini memperlihatkan, adanya hubungan positif yang bermakna antara beban kerja dengan kepuasan kerja dokter Puskesmas ( R = 0,524; p < 0,Ol ). Diantara faktor-faktor beban kerja yang memiliki pengaruh paling bermakna adalah faktor organisasi praktek (t = 2,051, p < 0,05; p = 1,062) tingkat kepuasan kerja dokter Puskesmas dalam penelitian ini termasuk kategori agak puas dan beban kerja tergolong berat. Penelitian ini juga memperlihatkan tidak ada perbedaan beban kerja antara dokter pria dan wanita (t = 1,259; p > 0,05),j uga tidak ada perbedaan kepuasan kerja antara dokter pria dan wanita (t = 1,343; p > 0,05), namun secara lebih teiliti ada perbedaan kompensasi yang diterima antara dokter pria dan wanita. Dokter Puskesmas pria mempunyai kesempatan promosi jabatan yang lebih luas (t = 2,656; p < 0,05), kenaikan jenjang karir yang lebih cepat (t = 2,244; p < 0,05), dan membutuhkan kompensasi uang yang lebih besar daripada dokter Puskesmas wanita (t = 2,246; p 0,05).

Kata kunci Kepuasan Kerja,Dokter Puskesmas
Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat UGM
No Inventaris c.1 (594/H/2001)
Deskripsi viii, 121 p., bibl., ills., 30 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2001
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali