PROSES PEMBUATAN BIOCHAR DARI LIMBAH PADAT PEMBUATAN TEPUNG AREN

Penulis

Susanti Rina Nugraheni

Pembimbing: Ir. Agus Prasetya, M.Eng.Sc., Ph.D


ABSTRACT: Arenga pinnata solid waste can be used as biochar-making material because it contains biomass agriculture and forestry residue. This research purposed to know the effect of pyrolysis in yield and characteristic of biochar as soil amendment. The research done by making model and practice the model. The variables of this research were : temperature, biochar yield, C-organic content, water content, pH, N, P, and K. The raw materials weight that used in each pyrolysis process is 200 grams. The result from this research are the highest biochar yield from arenga pinnata with 200 grams of raw materials weight was at 300 – 500 °C of temperature and 210-240 minutes of processing time with >30% of yield. The test with temperature variations show : 1) at 300-400°C of temperature acquired 4,45% of water content, 5,6 of pH, 14,63% of C-organic content, 0,71% of Nitrogen, 0,10% of Phosphor, and 0,63% of Kalium, 2) at 400-500°C of temperature acquired 5,62% of water content, 5,26 of pH, 13,49% of C-organic content, 0,73% of Nitrogen, 0,13% of Phosphor, and 0,49% of Kalium, 3) at 500-600°C of temperatur acquired 3,22% of water content, 6,1 of pH, 15,66% of C-organic content, 0,92% of Nitrogen, 0,09% of Phospor, and 0,58% of Kalium. The results from this research were able to fulfill the regulation as soil amendment determined by International Biochar Initiative (2010).

INTISARI: Limbah padat aren dapat digunakan sebagai bahan pembuatan biochar karena merupakan residu biomassa pertanian dan kehutanan. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur pirolisis terhadap rendemen dan karakteristik biochar sebagai pembenah tanah. Penelitian yang dilakukan dengan pembuatan alat (model) dan melakukan pengujian terhadap model yang telah dibuat tersebut. Variabel yang diteliti meliputi suhu, rendemen, kadar C-organik, kadar air, pH, N, P, dan K. Bahan baku setiap proses uji pirolisis sebanyak 200 gram. Hasil yang diperoleh menunjukkan rendemen tertinggi biochar dari ampas aren dengan berat bahan baku 200 gram adalah pada temperatur 300 – 500 °C dan lama proses 210-240 menit dengan rendemen sebesar > 30%. Hasil pengujian terhadap variasi suhu : 1) pada suhu 300-400°C diperoleh kadar air sebesar 4,45%, pH 5,6, kadar C-organik 14,63%, kadar N 0,71%, kadar P 0,10%, dan kadar K 0,63%, 2) pada temperatur 400-500°C diperoleh kadar air 5,62%, pH 5,26, kadar C-organik 13,49%, kadar N 0,73%, kadar P 0,13%, dan kadar K 0,49%, 3) pada temperatur 500-600°C diperoleh kadar air 3,22%, pH 6,1, kadar C-organik 15,66%, kadar N 0,92%, kadar P 0,09%, dan kadar K 0,58%. Hasil biochar yang diteliti memenuhi persyaratan sebagai pembenah tanah yang telah ditentukan oleh International Biochar Initiative (2010).

Kata kunci Ampas aren, biochar, pirolisis, variasi suhu, dan pembenah tanah.
Program Studi UGM
No Inventaris 3598-H-2011
Deskripsi xii, 511 p., bibl., ills., 29 cm.
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2012
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali