EVALUASI PEMANFAATAN FORMULARIUM DAN PENGGUNAAN OBAT PADA POLI ANAK DI INSTALASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM PEMERINTAH DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR PROPINSI SULAWESI SELATAN

Penulis

Taufik Arfah

Pembimbing: dr. Sulanto Saleh Danu, SpFK.


ABSTRACT: Background : Formulary is a compilation of drug dosage is used as a reference for doctors prescribing sector in health service units. Brief observations that we did in august 2010 demonstrate the use of formularies on child polyclinics Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar not very effective and the recipes that are not served in the installation of outpatients, this maybe because the drug is not available in the outpatient pharmacy of Dr. Wahidin Sudirohusodo so there is a problem why drugs are not served if it was not in accordance with the formulary so that pharmacies do not provide the drug. Objective : The purpose of this study is to evaluate the use of formularies on policlinic children in the government general hospital Dr. Wahidin Sudirohusodo. Method : The method use in this research is descriptive analysis method with case study research design. Research instrument in the form of indepth interview guide. Results : Indicators of prescribing in children out patient clinic showed that the average item on prescription drugs was 3.61 items. 38 % percentage of generic drugs. 73% percentage of antibiotic drugs. The pattern of disease in children dependent poly with seasons and environmental factors, for most infections of pneumonia infection. No use of injection. Drug Interaction 6% percentage. Percentage 59% dug Substitution and percentage drug of formulary 52 %. Conclusion : formulary utilization in the clinic children RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo not yet reached maximally, the highest drug use in the clinic , namely the use of antibiotics in the clinic due to patterns of disease, role of pharmacy committee on therapy in the utilization of disseminating the formulary and formulary revision.

INTISARI: Latar Belakang :. Formularium merupakan kompilasi sediaan obat yang digunakan sebagai pedoman untuk penulisan resep dokter disuatu unit pelayanan kesehatan. Pengamatan singkat yang kami lakukan pada bulan agustus 2010 menunjukkan pemanfaatan formularium pada poliklinik anak Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo belum begitu efektif dan adanya resep yang tidak terlayani di instalasi rawat jalan, hal ini mungkin karena obat tidak tersedia di apotek rawat jalan RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo sehingga muncul masalah mengapa obat tidak terlayani apakah karena tidak sesuai dengan formularium sehingga apotik tidak menyediakan obat. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi pemanfaatan formularium pada poliklinik anak di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dengan rancangan penelitian studi kasus. Instrument penelitian berupa pedoman wawancara mendalam. Hasil : Indikator peresepan poliklinik anak menunjukkan bahwa rata-rata item obat pada setiap lembar resep adalah 3.61 item. Persentase obat generik 38 %. Persentase obat Antibiotik 73%. Pola penyakit di poli anak tergantung dengan musim dan faktor lingkungan, untuk infeksi yang terbanyak yaitu pada infeksi pneumonia. Tidak ada pemakaian injeksi. Persentase Interaksi obat sekitar 2 - 6% Persentase obat subtitusi 36% Persentase obat yang masuk dalam formularium 52 %. Kesimpulan : Pemanfaatan formularium di poliklinik anak RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo belum tercapai secara maksimal, penggunaan obat yang terbanyak di poliklinik yaitu penggunaan antibiotik dikarenakan pola penyakit dipoliklinik, Peran Komite Farmasi Terapi dalam pemanfaatan formularium yaitu mensosialisasikan formularium dan merevisinya.

Kata kunci Formularium, penggunaan obat, poliklinik
Program Studi UGM
No Inventaris 1006-H-2011
Deskripsi xiii, 66 p., bibl., ills., 29 cm.
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2011
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali