OPTIMALISASI PERAN DETASEMEN INTELIJEN DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN WILAYAH (Studi Kasus Denintel Kodam Iskandarmuda)

Penulis

Alinapia Pasaribu

Pembimbing: Prof. Drs. Kasto, MA.


ABSTRACT: This research is focused on empowering the region's defense through the addition of Regional Military Command (KODIM) units though unconscious will contribute positively to the increased of the region resilience. While the research is oriented to be held on the implementation of Army intelligence functions which are performed by Deninteldam Iskandarmuda in supporting the region of resilience, so that the authenticity aspects of research, in this section will be eligible. This study intends to examine the implementation of policies concerning the function of intelligence, so this research include an applied research, known as policy research, as do the investigation and analysis of a policy that starts from the descriptive, prescriptive to the predictive. The results of this study could be recommended to the policy makers to act in a practical way to resolve policy issues, to be relevant for policy improvements in the future anyway. The obstacles that experienced by Deninteldam Iskandarmuda in carrying out intelligence functions of the Army which is also parts of the implementation of national defense functions, in addition to internal factors (lack of infrastructure, lack of quality and quantity of personnel) as well as external factors. Several external factors that deserve particular attention are still an indication of national disintegration by a group of certain communities, and the persistence of social jealousy in both the stage of implementation of regional autonomy as well as the implementation of regional development in the province including the formation of political or social organizations, as well as budget support inadequate both in cost to perform operations (transportation and procurement of defense equipment associated with the tools to perform intelligence tasks or special communications equipment). The implementation of Deninteldam Iskandarmuda role in implementing the Army intelligence functions such as investigation, security, raising and development unit has been carried out in accordance with the policy direction both of the Commander of Regional Military Command and the Armed Forces Commander of Iskandarmuda, which in this case there is the function of national defense, which in turn affects the resilience of the region.

INTISARI: Penelitian ini lebih difokuskan pada pemberdayaan wilayah pertahanan melalui penambahan satuan Kodim meskipun disadari akan memberikan kontribusi yang positif pada peningkatan ketahanan wilayah. Sedangkan penelitian yang akan dilaksanakan ini berorientasi pada pelaksanaan fungsi intelijen TNI AD yang dilakukan oleh Deninteldam Iskandarmuda dalam mendukung ketahanan wilayah, sehingga dari aspek keaslian penelitian, bagian yang akan dilakukan ini memenuhi syarat. Penelitian ini bermaksud untuk mengkaji penerapan kebijakan tentang fungsi intelijen, sehingga penelitian ini termasuk penelitian terapan atau yang dikenal dengan penelitian kebijakan (policy research), karena melakukan penyelidikan dan analisis terhadap suatu kebijakan yang dimulai dari deskriptif, preskriptif hingga pada prediktif. Hasil-hasil penelitian dapat direkomendasikan kepada pembuat keputusan untuk bertindak secara praktis dalam menyelesaikan masalah kebijakan, agar relevan bagi perbaikan kebijakan di masa mendatang. Hambatan yang dialami oleh Deninteldam Iskandarmuda dalam melaksanakan fungsi intelijen TNI Angkat Darat yang juga merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pertahanan negara, selain faktor internal (kurangnya sarana prasarana dan kurangnya kuantitas dan kualitas personil) juga faktor eksternal. Beberapa faktor eksternal yang perlu mendapat perhatian terutama adalah : masih adanya indikasi disintegrasi bangsa yang dilakukan oleh sekelompok masyrakat tertentu, dan masih adanya kecemburuan sosial baik dalam tahap implementasi otonomi daerah maupun pelaksanaan pembangunan didaerah Provinsi NAD termasuk pembinaan politik atau organisasi kemasyarakatan, serta dukungan anggaran yang belum memadai baik dalam biaya untuk melakukan operasional (transportasi maupun pengadaan Alutsista yang terkait dengan alat untuk melakukan tugas intelijen (alat komunikasi khusus). Implementasi peran Deiniteldam Iskandarmuda dalam melaksanakan fungsi intelijen TNI Angkatan Darat seperti penyelidikan, pengamanan dan penggalangan serta pembinaan satuan telah dilakukan sesuai dengan arah kebijakan baik Panglima Kodam Iskandarmuda maupun Panglima TNI, yang dalam hal ini adalah pelaksanaan fungsi pertahanan negara, yang pada akhirnya berpengaruh pada ketahanan wilayah.

Kata kunci Optimalisasi peran intelijen dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah.
Program Studi UGM
No Inventaris 0980-H-2011
Deskripsi ix, 123 p., bibl., ills., 29 cm.
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2011
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali