T SET k

Kinerja reproduksi ternak kuda kerja di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis

Setyobudi, Arif

Pembimbing: Ir. Kustono, M.Sc. Ph.D


ABSTRACT : Tesis of Magister Degree, Faculty of Animal Science, Gadjah Mada University, Yogyakarta, 2009. xii PENDAHULUAN Latar Belakang Ternak kuda termasuk komoditas ternak yang ada di Indonesia dan belum mendapat perhatian yang proporsional baik oleh pemerintah maupun oleh masyarakat. Keberadaan ternak kuda dinilai cukup strategis karena fungsinya sebagai ternak kerja (salah satunya adalah kuda penarik andong) dan memiliki nilai estetika yang menarik. Penelitian tentang ternak kuda sampai saat ini belum banyak dilakukan oleh pakar di bidang peternakan bahkan publikasi ilmiah tentang ternak kuda di Indonesia sangat langka, pembahasan dan diskusi mengenai perkembanganya hampir tidak mendapat perhatian. Populasi dan perkembangan ternak kuda di Kabupaten Bantul tidak sebanyak dan tidak secepat seperti komoditas ternak lain, serta ada tendensi populasinya juga semakin menurun (Tabel 1). Tabel 1. Populasi ternak besar dan kecil di Kabupaten Bantul tahun 20012007 Sapi Kerbau Kambing Kuda Domba (ekor) (ekor) (ekor) (ekor) (ekor) 2001 41346 1038 24970 548 16179 2002 42309 988 24545 484 15877 2003 42867 950 26474 367 16421 2004 47876 951 33570 361 12880 2005 48157 814 33150 367 13193 2006 48399 801 37014 458 16291 2007 48748 826 37332 471 16797 Sumber : Dinas Pertanian/Peternakan Kabupaten Bantul Tahun Babi (ekor) 3733 3490 3549 2619 2824 2499 2528

INTISARI : Tesis Magister Peternakan, Fakultas Peternakan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 2009. xi REPRODUCTION PERFORMANCE OF WORKING HORSE AT BANTUL REGENCY IN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA ARIF SETYOBUDI 07/260812/PPT/694 ABSTRACT*) This research was conducted to find out performance reproduction of working horse at Bantul Regency in Daerah Istimewa Yogyakarta. 114 mares were taken from 94 respondens. Samples were collected from subdistrict of Sewon, Banguntapan and Pleret. The objects of research are first mating age, services per conception (S/C), post partum mating (PPM), foaling interval, body weight, working hours, feed consumption. The collected data were analyzed descriptively. The Average Of First Mating Age, Services per Conception (S/C), Postpartum Mating (PPM), Foaling Interval (FI) were collected: 31.42±4.62 months, 2.85±0.81; 94.69±32.42 days; 493.65 ± 43.01 days (ranged in 1-5 S/C; 35-180 days; 395-594 days); Body weight, working hours, feed consumption were collected 273.65±43.64 kg, 8.18 hours/days, 16.02±2.17 kg respectively. This results was concluded that the reproduction performance of working horse at Bantul Regency in Daerah Istimewa Yogyakarta generally under optimum in values of best reproduction performance of horse.

Kata kunci Kinerja reproduksi,Kuda kerja,Kabupaten Bantul
Program Studi S2 Ilmu Peternakan UGM
No Inventaris c.1 (1595-H-2009)
Deskripsi xii, 45 p., bibl., ills., 29 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2009
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali