T Pra p

Pemanfaatan air lindi TPA Piyungan sebagai bioaktivator proses pengomposan sampah organik dengan model tanki komposter aerobik

Penulis

Prakanto, Rudy

Pembimbing: Ir. Supranto, M.Sc., Ph.D


ABSTRACT : Garbage is a consequence of the existence of human activities. Each human activities certainly produce garbage or solid waste. The garbage volume is proportional to the consumptions of daily goods that used. Therefore waste management also consider management of life style of the community. Sanitary Landfill is an alternative for handling the urban solid waste, however it does not totally solve the problems. Sanitary Landfill that is not well manage will generate new problems, for example the production of leachate. In this research the experimental data were analyzed by Factorial Complete Random Design with various concentration of leachate and various doses EM4 application to composting process of organic solid waste. The composting process was taking place in aerobic composted tank which simply made of trace materials. Application of various concentration of leachate in this research were 0%, 15%, 30% and 45% in this research while application of various dose EM4 covers dose of 0 ml, 1,5 ml, 3,0 ml and 4,5 ml. The observations of the composting process covers composting speed, and quality of the compost yielded. The result of this research indicated that increasing of various concentration of leachate and dose EM4 significantly influenced the speed of compost process at 30th day by the change of c/n ratio. Whereas various concentration application of leachate and dose EM4 significantly influenced the concentration of Nitrogen, Phosphate, Potassium concentration and c/n ratio at 40th day. Beside that the application of leachate that give the optimal of quality compost was 30% while EM4 dose was 3,0 ml.

INTISARI : Sampah merupakan konsekuensi dari adanya aktivitas manusia. Jumlah dan jenis sampah sebanding dengan tingkat konsumsi terhadap barang/material yang digunakan sehari-hari. Oleh karena itu pengelolaan sampah tidak bisa lepas juga dari ‘pengelolaan’ gaya hidup masyrakat. Tempat Pembuangan Akhir Sampah merupakan alternatif penanganan akhir sampah di perkotaan, akan tetapi dengan menyingkirkan sampah kota ke TPA bukan menyelesaikan masalah. TPA yang tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan masalah baru, antara lain disebabkan oleh adanya lindi. Analisis data eksperimen menggunakan metode rancangan acak lengkap model faktorial dua arah yaitu pengaruh pemberian variasi konsentrasi air lindi dan pemberian variasi dosis EM4 terhadap proses pengkomposan sampah organik. Proses pengkomposan berlangsung di tanki komposter aerobik yang dibuat dari bahan bekas. Pemberian variasi konsentrasi air lindi dalam penelitian ini meliputi 0%, 15%, 30% dan 45% sedangkan pemberian variasi dosis EM4 meliputi dosis 0 ml, 1,5 ml, 3,0 ml dan 4,5 ml. Pengamatan terhadap proses pengkomposan meliputi kecepatan pengkomposan, dan kualitas kompos yang dihasilkan. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil perlakuan variasi konsentrasi air lindi dan variasi dosis EM4 memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap kecepatan proses pengkomposan dengan perubahan c/n ratio hari ke 30. Sedangkan untuk kualitas kompos ternyata perlakuan variasi konsentrasi air lindi dan variasi dosis EM4 memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap perubahan kandungan Nitrogen, Posfat, Kalium dan c/n ratio pada hari ke 40. Disamping itu perlakuan teroptimal variasi konsentrasi air lindi terhadap peningkatan kualitas kompos adalah 30% sedangkan variasi dosis EM4 teroptimal untuk peningkatan kualitas kompos adalah 3,0 ml.

Kata kunci Sampah organik,Air lindi,EM4,Proses pengkomposan
Program Studi S2 Teknik Mesin UGM
No Inventaris c.1 (3638-H-2008)
Deskripsi xii, 76 p., bibl., ills., 29 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2008
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali