T Erl f

Faktor-faktor yang berperan terhadap timbulnya skizofrenia pada pasien rawat jalan di RS Jiwa Prof. HB Saanin Padang Sumatera Barat

Penulis

Erlina

Pembimbing: Prof. Dr. dr. Soewadi, MPH, SpKJ (K)


ABSTRACT : Background: According to the survey on mental disorder as many as 44.6 per 1000 Indonesian population in 1995 had serious mental disorder such as schizophrenia. This shows significant increase if compared to data of 1980 whereby only 1 – 2 per 1000 Indonesian population were schizophrenic. In Prof. HB. Saanin Mental Hospital Padang 2007 the number of outpatient visits at organic mental disorder polyclinic were as many as 10,812 people with 5397 people (49.9) were schizophrenic patients. Objective: To identify factors affecting the prevalence of schizophrenia among outpatients at Prof. HB. Saanin Mental Hospital Padang Sumatera Barat. Method: This was a case control study with patients of 17.35 years old visiting organic mental disorder polyclinic of Prof. HB. Saanin Mental Hospital Padang as population. Samples were taken using non probability sampling with fixed disease sampling technique. Data analysis used bivariable method with simple logistic statistical test; multivariable method with logistic regression statistical test to measure the relationship between psychosocial, socio cultural and socio demographic factors and the prevalence of schizophrenia. Relationship among variables was measured using OR with CI 95% and p=0.05. Result: Factors related to the incidence of schizophrenia at organic mental disorder polyclinic of Prof. HB. Saanin Mental Hospital Padang based on bivariable analysis were sex (OR=2.37 (95%CI; 1.14 – 4.96), occupation OR=4.33 (95%CI; 1.85-10.29), failure to achieve ideals OR=2.82 (95%CI; 1.38 – 5.78), family rearing pattern OR=1.71 (95%CI; 0.85 – 3.44), economic status OR=6.000 (95%CI; 2.52 – 14.60), on multivariabel analysis the most dominant factor affecting the incidence of schizophrenia were economic status OR=7,482 (95%CI; 2.852 – 19.657), p=0.000. Conclusion: There was significant effect of sex, occupational and social economic factors to the incidence of schizophrenia and non schizophrenia. Family rearing pattern was not the greatest factor that affected the prevalence of schizophrenia. Keywords: schizophrenia, psychological factors, socio cultural factors, socio demographic factors

INTISARI : Latar belakang: Berdasarkan survei tentang gangguan jiwa di Indonesia tahun 1995 tercatat sebanyak 44,6 per 1000 penduduk Indonesia menderita gangguan jiwa berat seperti skizofrenia. Data ini memperlihatkan peningkatan yang cukup bermakna jika dibandingkan data tahun 1980-an dimana penderita skizofrenia di Indonesia hanya 1-2 tiap 1000 penduduk. Di Rumah Sakit Jiwa Prof. H.B Saanin Padang pada tahun 2007, jumlah kunjungan penderita rawat jalan di poli gangguan mental organik (GMO) sebanyak 10.812 orang, diantaranya sebanyak 5397 orang (49,9%) Tujuan Penelitian: untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan terhadap kejadian skizfrenia pada pasien rawat jalan di RSJ. Prof.H.B Saanin Padang Sumatera Barat. Metoda Penelitian: Rancangan penelitian ini case control study dengan populasi pasien yang berkunjung ke Poliklinik Gangguan Mental organik RSJ. Prof.HB.Saanin Padang yang berumur 17-35 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan non probability sampling dengan metode fixed disease sampling. Analisis data bivariabel secara uji regresi logistik sederhana. Analisis multivariabel dengan uji statistik regresi logistik untuk mengukur hubungan faktor psikososial dan faktor sosio budaya dan faktor sosio demografi dengan kejadian skizofrenia. Keeratan hubungan diukur dengan nilai ratio oods dengan tingkat kepercayaan (IK) 95% dan p=0,05. Hasil: Faktor yang berperan terhadap timbulnya skizofrenia di Poliklinik GMO RSJ. Prof.H.B. Saanin Padang berdasarkan analisis bivariabel adalah jenis kelamin OR=2,37 (95% CI:1,14 – 4, 96), pekerjaan OR=4,33 (95% CI: 1,85 – 10,29), gagal mencapai cita-cita OR= 2,82 (95% CI:1,38 – 5,78), pola asuh keluarga OR=1,71 (95% CI: 0,85 – 3,44), status ekonomi OR=6,000 (95% CI; 2,52 – 14,60). Pada analisis multivariabel diperoleh hasil yang paling dominan berperan terhadap timbulnya skizofrenia adalah faktor sosial ekonomi dengan, nilai OR=7,482, p=0,000 dengan melihat Negelkerke R Square sebesar 0,37 (37%) berarti ada 63% faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini berperan terhadap timbulnya skizofrenia. Kesimpulan: ada perbedaan peran yang bermakna antara faktor jenis kelamin, pekerjaan dan status ekonomi terhadap timbulnya skizofrenia dan non skizofrenia. Faktor pola asuh keluarga bukan merupakan faktor yang dominan berperan terhadap timbulnya skizofrenia. Kata kunci: skizofrenia, faktor psikologik, faktor sosiobudaya, faktor sosio demografi.

Kata kunci Skizofrenia,Faktor psikologik,Faktor sosiobudaya,Faktor sosiodemografi
Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat UGM
No Inventaris c.1 (2802-H-2008)
Deskripsi xii, 60 p., bibl., ills., 29 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2008
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali