T Wit p

Pemanfaatan limbah serbuk kayu menjadi papan partikel

Penulis

Witono

Pembimbing: Ir. Supriyono, MT


ABSTRACT : The wood processing industry produce 40% to 55% of waste on an average from the raw material volume. The industry which didn’t do any treatment for its waste, indirectly have followed share in environment damage process. It is ironic, cause in one side they are as a devisen producer and on the other hand cause an environtment damage. The wrong wood waste treatment can produce an other pollution. The utilization of wood waste as a household fuel, is other contamination example of wrong treatment. In this research exploited a sawdust waste (wood flour) to be a particle board. To support this research have to be made a press equipment and other supporter appliance in laboratory scale. The wood waste characteristic and particle board parameter become a guidance in the press equipment production. The particle board dimension that press equipment can be produce was 200 x 300 mm in area and 20 mm in maximum thick. Urea formaldehida glue was chosen in this research, because it cheaper than phenol formaldehida or melamine formaldehida, and for its transparent. In the particle board production process there is 10 % and 15 % for variation of glue percentage also 3 days and 8 days for the oksidation time. In this research is the way to introduce the process and engineering of technology of waste utilization in to environment, specially for wood flour utilization to be particle board. The result of this research show that, the engineering of technology of waste utilization is one of the effort to improve an environment quality and wood waste utilization to be particle board to improve the commercial value of wood waste. The particle board producted is indication of an equipment work capability and a mastery of technology in the particle board production process.

INTISARI : Industri pengolahan kayu memproduksi limbah rata – rata 40% hingga 55 % dari volume bahan baku. Industri yang tidak melakukan pengolahan limbahnya , secara tidak langsung andil dalam kerusakan lingkungan. Ironis satu sisi sebagai penghasil devisa sisi lain menyebabkan kerusakan lingkungan. Pengelolaan limbah kayu yang kurang tepat justru menghasilkan cemaran jenis lain. Pemanfaatan limbah kayu sebagai bahan bakar rumah tangga adalah contoh pencemaran lain akibat kesalahan pengelolaan. Pada penelitian ini memanfaatkan limbah gergajian kayu (serbuk kayu) menjadi papan partikel. Untuk menunjang penelitian ini harus dibuat alat kempa serta alat pendukung lainnya dalam skala laboratoriom. Karakter limbah kayu dan parameter papan partikel menjadi pedoman dalam pembuatan alat kempa. Alat kempa menghasilkan papan partikel bentukan dengan ukuran 20o mm x 300 mm dan ketebalan maksimal 20 mm. Perekat urea formaldehida dipilih dalam penelitian ini, karena sifatnya yang lebih murah dibanding phenol formaldehida ataupun melamine formaldehida serta transparan. Proses pembuatan papan partikel dengan variasi prosentase perekat 10% dan 15% dan waktu pengkondisisan 3 hari dan 8 hari. Penelitian ini merupakan upaya memperkenalkan proses dan rekayasa teknologi pemanfaatan limbah pada suatu lingkungan khususnya pemanfaatan limbah kayu menjadi papan partikel. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa rekayasa teknologi pemanfaatan limbah merupakan salah satu upaya peningkatan kwalitas lingkungan dan pemanfaatan limbah kayu menjadi papan partikel mejadi peningkatan nilai komersil limbah kayu. Papan partikel yang dihasilkan adalah indikasi kemampuan kinerja alat dan penguasaan teknologi proses pembuatan papan partikel.

Kata kunci Papan Partikel,Limbah Kayu
Program Studi S2 Teknik Mesin (Tek. Pengelolaan dan Pemanfaatan UGM
No Inventaris c.1 (3138-H-2007)
Deskripsi ix, 55 p., bibl., ills., 29 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2007
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali