T Bas f

Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya infeksi Escherichia Coli penghasil Extended-Spectrum Beta-Lactamase

Penulis

Basa, Arta Ully

Pembimbing: dr. Kismardhani, Sp.PK


ABSTRACT : Infection due to extended spectrum β lactamase E. coli (ESBL-E. coli) can be manifested as urinary tract infection, pneumonia, peritonitis and meningitis. ESBL-E. coli is a multiresisten microorganism so that it has an impact to increase burden of illness. The objective of this study is to investigate factors that may influence to incidence of ESBL-E.coli infection. Research design used in this study is matched-case control. This study is conducted in Dr. Sardjito Hospital, Yogyakarta The case in this study is those who are infected with ESBL-E.coli. ESBL is determined based on result of double disc difusion test and infection of E.coli based on culture result of clinical specimen and the present of Systemic Inflamatory Response Syndrome (SIRS). Whereas the control group is those who are infected with E.coli. Independent variable/exposure is age, sex, ward, history of antibiotic treatment, and invasive protocol. Data is collected by interviewing medical doctor and scrutinizing medical record. Statistical analysis used is Chy square test to test difference in proportion. Univariate analysis is conducted to investigate risk of each independent variable to ESBL-E.coli infection. Logistic regresion analysis is conducted in order to determine the strongest factor to contribute ESBL-E.coli infection. Control of ESBL-E.coli infection could be conducted better if factors that influence to incidence of infectious disease could be identified and controled.

INTISARI : Infeksi E. coli penghasil Extended spectrum β lactamase (ESBL-E.coli) secara klinis dapat manifes dalam infeksi saluran kemih (ISK) , pneumonia, peritonitis dan meningitis. E. coli penghasil ESBL memiliki sifat multiresisten, sehingga infeksi ini berdampak meningkatkan beban penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian infeksi ESBL-E.coli. Rancangan penelitian yang akan digunakan adalah studi kasus-kontrol tidak berpasangan. Penelitian dilakukan di RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta. Kelompok kasus dalam penelitian ini adalah mereka yang terinfeksi ESBL-E.coli. ESBL ditetapkan berdasarkan hasil pemeriksaan difusi cakram ganda dan infeksi E.coli ditetapkan berdasarkan hasil biakan dan adanya tanda Systemic Inflamatory Response Syndrome (SIRS). Sedangkan kelompok kontrol adalah mereka yang terinfeksi E.coli. Variabel bebas/paparan adalah usia, jenis kelamin, jenis bangsal perawatan, riwayat pemberian antibiotik sebelumnya dan tindakan invasif. Data diperoleh melalui wawancara dan mengamati catatan medis. Analisis statistik yang digunakan adalah uji Chy square untuk menguji beda proporsi. Analisis univariat dilakukan untuk mengetahui besarnya risiko untuk masing-masing variabel bebas terhadap infeksi ESBL-E.coli. Analisis regresi logistik dilakukan dalam rangka menentukan faktor yang paling kuat mempengaruhi kejadian infeksi ESBL-E.coli. Pengendalian infeksi E. coli penghasil ESBL dapat dilakukan dengan lebih baik apabila faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya infeksi dapat diketahui dan dikendalikan.

Kata kunci Injeksi E Coli,ESBL,E Coli,Faktor Resiko
Program Studi S2 Ilmu Kedokteran Klinis (Patologi Klinik) UGM
No Inventaris c.1 (2778-H-2007)
Deskripsi x, 52 p., bibl., ills., 29 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2006
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali