MMA 631.16 Has a

Analisis faktor dan biaya produksi susu bubuk di PT. Sari Husada Yogyakarta

Penulis

Hassan, Zahirotul Hikmah

Pembimbing: Dr.Ir. Slamet Hartono, MSc


ABSTRACT : The purpose of this research is to dlscuss the production fiictors, the production costs and the effect of monetary crisis towards the production process of mik powder in PT. Sari Husada Yosyakarta The data used in this research were secondary data from annual reports (1937-2OOO). T he variables me are mi€kpowder production volume, woiking capital, direct labor cost, milk powder production cost, and monetary crisis as the dummy variable. The potential milk powder production was estimated by using frontier production function, the analysis model used was the Cobb-Douglas production function,while the estimation was done by using the Maximum Likehood Estimation W E). The Technical Efficiency Rate (TER), that describes the efficiency level reached by this company,can b e derived fiom t i production function. The method hs used for estimating the production fiinction was the Ordinary Least Square (OLS) method. The quadratic production function was used in order to estimate the production cost of milk powder. The resuit fiom the milk powder production function analysis is that the distribution process in PT. Sari Husada is considered to be capital intensive, by the regression coeflicients of capital, labor, and TER are 0,3208; 0,1640; and 5,7991, subsequently. From the point of view of current business scale (the total of capital and labor coefficients), the result is 0,4848, thus PT.Sari Husada is in the condition of declining economies of scale. TER (Technical Efficiency Rate) itselt which is the ratio between actual production and the potential production, is 0,9858. It explains that the expected production level is not equal t the potential production level. The o relationship between production cost per kg milk powder and the production volume is considered to be linear, nonquadratic, and the monetary crisis is found to influence the milk powder production cost per kg. The increase of milk powder production cost per kg after the monetary crisis is as much as Rp 3 33.03kg which is caused by the fkct t a most of the material used in this production is imported fiom other countries. ht By looking at this result, where technically the production can still be increased by adding the production capacity, but will also be accompanied by the increase of relatively large production cost, the matter needed to be done by the management of PT. Sari Husada is to think o r conduct an updating action within this company that will not cause an increase in the sense of cost.

INTISARI : Penelitian ini bertujuan untuk meinbalms W o r - W o r produksii biaya produksi serta pengamh krismon pada proses produksi susu bubuk di PT. Sari Husada Yogyakarta. Dalam penelitian ini digunakan data sekunder dari Laporan tahunan (1 9772000). Variabel yang digunakan meliputi volume produksi susu bubuk, modal kerja, biaya tenaga kerja langsung, biaya produksi sum bubuk, dan krisis moneter (krismon) sebagai variabel dummy. Potensi produksi susu bubuk diestimasi dengan fungsi produksi hntier, model analisis yang digunakan a daM h g s i produksi Cobb-Douglas sedaagkan estimersinya dengan Maximum Likelihood E t m t o siain Dari h gsi prduksi ii dapat ditunrnkan Technical Eflciency Rate 0 ang menggambarkan n y hgk& efiensi yang dapat dicapai o e perusahaan. Metode yang digmudcan lh untuk m engestkai h g s i produksi adalah Orabmy Least Square (OD). Sedan,gkan untuk mengestimasi hgsi biaya produksi susu bubukjadi digunakan hi produksi kuadratik. g s Dari hasil analisis fbngsi produksi susu bubuk diperoleh bahwa proses distrr'busi yang terjadi pada PT. Sari Husada lebih bersifht padat m d l ( q i & l oa intensive) dengan koefisien regresi modal,tenaga kerja, dan TER masing-masing sebesar 0,3208; 0,1640, dan 5,7991. Dilihat dari skala usaha yang terjadi selama ii (penjumddm koefisien dari modal dan koefisien tenaga kerja), didapatkan n hasil sebesar 0,4848, maka PT. Sari Husada termasuk skala ekonomis menurun. Sedangkan nilai TER (Technical Eflciency Rate) sendiri yang merupakan perbandingan antara produksi alctual dengan produksi estimasi adalah sebesar 0,9858, hal ini menunjukkanbahwa tingkat produksi yang diharapkan belum sama dengan tingkat produksi potensialnya. Hubungan antara biaya produksi per kg susu jadi dengan jumlah produksi lebih bersifat linear dari pada kuadratis, serta ada pen@ krismon terhadap biaya produksi susu jadi per kg. Kenaikan biaya produksi fllsu bubuk jadi per kg setelah terjadi krisis moneter adalah sebesar Rp333,03/kg, hal ini disebabkan karena sebagian besar bahan baku yang , digunakanmasihdiimprdariluar. n, Melihat hasil i i dimana secara teknis prduksi mas& dapat ditingkxtkan dengan penambahan kapasitas produksii namun juga akan diikuti oleh kenaikan bmya produEi yang cukup besar, maka yang perlu &akukan oleh manajemen P.T. Sari Husada adalah memikirkan atau meIakukan pembahaxuan-pembaharuan dalam perusahaan yang tidak menitnbukan konsekuensi kenaikan biaya.

Kata kunci Manajemen Agribisnis,Produksi Susu Bubuk,PT Sarihusada
Program Studi Magister Manajemen Agribisnis UGM
No Inventaris c.1 (1061/H/2001)
Deskripsi xiii, 78 p., bibl., ills., 30 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2001
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali