MM Ten e

Evaluasi penanganan non performing loan di PT Bank International Indonesia antara tahun 2000-2003

Penulis

Tene, Sianny

Pembimbing: Dr. Supriyadi, MSc


ABSTRACT : Banking industry is an attractive and trusts base business; consist of changes in virtually every facet of the industry. In today’s highly competitive banking industries, banks are in the great pressure for well performing, reflected through its financial performance and ratio analysis. The major contribution of a Bank’s revenue will come from the interest paid under loan agreement between the borrower and the Bank itself. The purpose of this internship report is to evaluate the management’s of non-performing loan of PT. Bank Internasional Indonesia, Tbk during year 2000 to year 2003. The results had been obtained from this study, in accordance to manage its non-performing loan, PT. Bank Internasional Indonesia, Tbk selected several schemes, which are core asset sale program, write off and restructuring program.

INTISARI : Krisis ekonomi yang terjadi pada tahun 1997 telah memberikan dampak dan pelajaran yang sangat mahal bagi perbankan nasional Indonesia. Hampir seluruh Bank menghadapi persoalan yang relatif sama, yaitu tingginya rasio kredit bermasalah atau non performing loan. Kondisi ini sangat mempengaruhi kinerja Bank pada umumnya. PT. Bank Internasional Indonesia, Tbk sebagai salah satu anggota perbankan nasional di Indonesia juga tidak terlepas dari tingginya rasio kredit bermasalah. Penelitian ini diselenggarakan untuk mengevaluasi penanganan non performing loan di PT. Bank Internasional Indonesia, Tbk, sektor ekonomi mana saja yang paling besar kredit bermasalahnya, dan apa strategi yang dilakukan oleh manajemen dalam menurunkan rasio kredit bermasalah ini. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah comparative analysis, yaitu membandingkan antara rasio kredit bermasalah di PT. Bank Internasional Indonesia, Tbk pada tahun-tahun amatan dengan rasio yang dipersyaratkan oleh Bank Indonesia selaku otoritas moneter tertinggi di tanah air. Berdasarkan analisis yang dilakukan, diperoleh gambaran bahwa PT. Bank Internasional Indonesia, Tbk telah menghadapi masalah sangat serius yaitu tingginya rasio kredit bermasalah, yang antara lain disebabkan oleh pemberian kredit pada sektor ekonomi tertentu dan dalam jumlah besar/korporasi. Kebijakan yang ditempuh dalam pengelolaan kredit bermasalah di PT. Bank Internasional Indonesia, Tbk adalah dengan penjualan asset inti, write off dan restrukturisasi. Penjualan asset inti dan write off menyebabkan rasio kredit bermasalah turun secara signifikan dan relatif cepat. Namun perolehan recovery ratenya relatif rendah dan kekhawatiran terjadinya moral hazard. Penanganan kredit bermasalah di masa datang agar mengutamakan restrukturisasi kredit terlebih dahulu, agar recovery maksimal dapat diperoleh.

Kata kunci Manajemen Perbankan,Kredit,Non Performing Loan
Program Studi Magister Manajemen UGM
No Inventaris c.1 (0184-H-2005)
Deskripsi v, 63 p., bibl., ills., 30 cm
Bahasa Indonesia
Jenis Tesis
Penerbit [Yogyakarta] : Universitas Gadjah Mada, 2004
Lokasi Perpustakaan Pusat UGM
File Tulisan Lengkap dapat Dibaca di Ruang Tesis/Disertasi
  • Anda dapat mengecek ketersediaan versi cetak dari penelitian ini melalui petugas kami dengan mencatat nomor inventaris di atas (apabila ada)
  • Ketentuan Layanan:
    1. Pemustaka diperkenankan mengkopi cover, abstrak, daftar isi, bab pendahuluan, bab penutup/ kesimpulan, daftar pusatak
    2. Tidak diperbolehkan mengkopi Bab Tinjauan Pustaka, Bab Pembahasan dan Lampiran (data perusahaan/ lembaga tempat penelitian)
    3. Mengisi surat pernyataan, menyertakakan FC kartu identitas yang berlaku

<< kembali